Aulia: Santai dan Sederhana dalam Beryoga

Bagi Aulia Budi Aryani atau yang kerap disapa Aulia, keputusan mempelajari Yoga lebih dalam bukanlah hal yang begitu saja terjadi.

“Saya mengenal yoga sekitar tahun 2014. Awalnya tidak intens tapi karena saya merasakan manfaatnya yakni tubuh lebih fit dan nyaman, lalu saya mulai berlatih ke banyak tempat,” tuturnya pada YogaGembira.com melalui pesan di WhatsApp. Akhirnya Aulia memutuskan untuk mempelajari Yoga lebih dalam lagi dua tahun kemudian (2016).

Menurut perempuan yang juga menyukai aktivitas jalan-jalan di waktu senggang ini, ia berlatih Yoga demi kesehatannya. “Tujuan saya berlatih ialah agar lebih sehat.”

Di awal mencoba Yoga, Aulia memang perlahan merasakan manfaat positif untuk tubuhnya. “Napas saya menjadi lebih panjang sehingga saya tidak mudah merasa lelah,” kata Aulia yang mengakui dirinya menyukai menonton serial TV bertema detektif dan juga kegiatan membuat kue.

Saat ditanya bagaimana sosok guru Yoga yang baik, Aulia menggambarkan dengan bijak. “Menurut saya, “ideal” itu kembali ke pribadi masing-masing. Selama mengajarkan kebaikan dalam berlatih Jadi saya tidak mematok hal ideal terhadap salah satu sosok guru, karena tiap guru itu memiliki ciri khas dan keunikan masing-masing,” ungkapnya panjang lebar.

Aulia sendiri merasa bahwa guru Ashtanga Vinyasa Yoga Kino MacGregor dan guru sekaligus aktor Anjasmara sebagai sosok guru yang paling menempel dalam ingatannya.

Dalam berlatih selama ini, Aulia mengatakan dirinya menyukai Hatha Yoga, Ashtanga Vinyasa Yoga. Namun, dirinya juga tidak menutup diri untuk berlatih gaya Yoga lainnya. “Dari yang klasik sampai modern, saya suka selama saya tetap bisa mendapatkan manfaatnya,” terang Aulia yang berusaha berlatih setiap hari ini. Dengan berlatih secara teratur, ia hendak menerapkan disiplin pada dirinya.

Saat berlatih asana Yoga, praktisi Yoga ini menyukai semua asana yang ada. Alasannya karena semua itu memiliki manfaat sekaligus tantangan yang berbeda-beda. “Walaupun mungkin awalnya ada beberapa asana yang tidak saya sukai tapi dengan berusaha mempelajarinya saya merasa mendapatkan keseluruhan manfaat Yoga.”

Sebagai pengajar baru, Aulia berbagi pengalaman pertama mengajarnya:”Pengalaman pertama mengajar seperti merasa menghadapi ujian dengan beragam juri. Merasa apakah saya mampu? Tapi kemudian yang saya pikirkan adalah apapun yang saya berikan adalah bentuk latihan yang akan saya bagikan pada orang lain sesuai kemampuan saya sendiri.”

Di luar lingkup asana, agar dapat bernapas maksimal, Aulia menerapkan teknik-teknik pranayama sebaik mungkin. “Saya juga tidak memaksakan suatu asana saya sampai terjadi cedera. Dengan demikian, saya mencoba menerapkan prinsip ahimsa (anti kekerasan),” terangnya lagi.

Di tengah kesibukannya mengajar di sebuah studio Yoga di ibukota dan secara daring selama masa pandemi, Aulia akan membawakan kelas daring bertema “Happy Hip and Strong Arms” melalui Instagram Live Yoga Gembira. (*/ Akhlis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *