Laksita ; Yoga Sebagai Usaha Agar Sehat Lahir & Batin

Teman yoga tersayang, tanpa terasa waktu seakan terbang dan dalam hitungan hari kita akan memasuki tahun 2022, Jika ditanya resolusi apa di tahun 2022? teman yoga kira – kira akan menjawab apa?

Sebelum memasuki tahun 2022 untuk pekan ini kita akan beryoga melalui kelas zoom bersama Laksita, Mari simak wawancara kami bersama Laksita yang dilakukan melalui daring dan sampai jumpa hari Minggu, Namaste

  • Kapan dan bagaimana Anda bisa mengenal yoga hingga seperti sekarang?

Awal yoga mungkin tahun 2012 atau 2013. Keep going back to the mat, karena yoga membuat saya tidur lebih  nyenyak setelah seharian bekerja. Saya merasa badan saya perlu itu, lalu saya mencari kelas yoga yang jam nya lebih beragam, maka saya join Fitness First. Tahun 2014, tanpa sengaja masuk ke dalam kelas audisi untuk ikut training YTT. Ternyata lolos, sempat ragu, tetapi kemudian seorang guru meyakinkan bahwa ini memang sudah jalan Nya, berlanjut ke training, assessment menjadi freelance guru yoga, akhirnya saya memutuskan berhenti total dari kerja kantoran dan mengajar yoga.

  • Apakah tujuan paling utama dalam yoga?

Sebagai usaha untuk sehat lahir dan batin

  • Siapa guru yoga yang paling diingat dan inspiratif sampai sekarang?

Wah sebenernya banyak ya, saya mengingat guru yoga pertama saya Stefano Notobartolo. Walaupun hanya mungkin 3 atau 4 kali ikut kelasnya, tapi beliau membuat saya semakin tertarik dengan yoga.

Dalam perjalanan yoga, saya bertemu dengan banyak guru yoga yg hebat. Jambo Dragon banyak mengajarkan saya Forrest Yoga dan Brian Campbell dgn bodyworksnya, saat ini banyak mempengaruhi yoga saya.

 

  • Manfaat apa yang pertama Anda rasakan setelah pertama kali dulu mulai beryoga?

Tidur nyenyak, enak sekali

  • Menurut Anda, guru yoga yang ideal itu seperti apa?

Guru yang mengajar yoga dari hati. Karena passionnnya memang yoga, pasti dia akan terus belajar baik dari guru, teman, murid atau dari manapun itu, dengan demikian Ia jadi tau apa yang sebaiknya diberikan kepada peserta di dalam kelasnya. Kita bisa merasakannya kok, and hopefully all good things will come from him/her.

  • Jenis yoga yang bagaimana yang paling Anda sukai? Dan kenapa?

Sejauh ini saya menyukai vinyasa dan forrest yoga.

Forrest yoga mengajarkan saya untuk lebih merasa (nafas, fisik, mental dan emosional) lebih mengenal diri sendiri sebagai kumpulan perasaan dan sensasi. Vinyasa mengajarkan saya untuk selalu dinamis, kreatif dan ekspresif.

Semuanya membuat latian yoga terasa slow-paced dan soulful

  • Bagaimana dan sesering apa Anda yoga?

Saat ini (setelah berkeluarga) kira2 2 kali seminggu. Dengan menu sesuai dengan mood atau yg saya perlukan

  • Asana apa yang paling Anda sukai dan tidak sukai di kelas yoga dan kenapa?

Hmm.. tidak selalu sama. Dulu saya suka backbend, setelah melahirkan saya lebih suka armbalance hahaha. Untuk yg tdk saya suka masih sama.. twisting.

  • Bagaimana yoga Anda integrasikan dalam kehidupan sehari-hari?

Tidak terlalu memperhatikan tentang ini, namun terasa terbawa dengan sendirinya, tentang perspektif, “merasa”, pola hidup. Tentunya saya yang sekarang berbeda dengan saya 10-15 tahun yang lalu

  • Apa hobi di waktu luang selain yoga dan olahraga?

Mendegarkan musik, orang bilang., it’s safe kind of high. Saya juga suka menonton capoeira. Ya, capoeira adalah bagian dari “movement journey” pertama saya. Sekarang nonton aja dulu, semoga bisa segera kembali semangat latian rutinnya.

  • Bagaimana menurut Anda perkembangan yoga di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir ini?​

Semakin berkembang, semakin mudah di akses oleh siapa saja. Tempat yoga ada dimana-mana dengan pilihan kelas yoga yang beragam. Selain itu training atau workshop juga semakin banyak, di tambah lagi sekarang bisa belajar via online. Idealnya semakin banyak juga orang yg menuju sehat jiwa dan raga

  • Bisa diceritakan sekilas, bagaimanakah pengalaman pertama mengajar Anda?

Cukup mengejutkan, awalnya saya diminta mengajar 1/2 durasi kelas, namun tiba – tiba mentor saya memberi kan kepercayaan untuk melanjutkan sampai selesai. Dia memberi “kode” anggukan dan gestur “go ahead”, mau ga mau ya saya lanjutin.

  • Apa yang menurut Anda paling menarik dari aspek filosofi/ non-asana dalam yoga?

Ahimsa – non violence paling basic, yang sebenarnya hati nurani kita bisa rasakan, apakah yang kita lakukan baik atau tidak. The ultimate of unconditional love.

  • Bagaimana Anda menggambarkan gaya mengajar Anda?

Rasakan apa yg kita lakukan, tidak hanya bagaimana cara melakukannya. Merasakan nafas adalah yg utama, it’s the fuel of the practice. Dan biasanya di kelas akan ada…“lay down on your back, we will do some abs” yeayy

  • Apakah aspek yoga yang paling menarik bagi Anda?

Olahtubuh untuk jiwa dan raga

  • Di mana dan kapan Anda rutin mengajar yoga?

Saat Ppkm ini saya mengajar di Fitness First Kemang Village setiap Minggu, gentle flow – 9.30 WIB, Dynamic flow – 10.45 WIB

Fitness First Cibubur Junction – 17.00 WIB

Selain itu kelas private atau online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *