Maureen Gunawan: “Fun, Flowing, Meditative”

 

Akan membawakan kelas bertema “Body Tone-up” di Komunitas Yoga Gembira, Maureen Gunawan mulai berlatih yoga sejak 2008 sampai sekarang. Namun, saat awal belajar ia tidak berlatih bersama seorang guru yoga tetapi video.

“Saya mulai berlatih yoga pada tahun 2008 melalui video online.  Sejak itu menemukan bahwa aktivitas fisik dan mental yang cocok dengan diri saya adalah yoga,” ungkap perempuan yang mengaku banyak terinspirasi oleh guru yoga Sara Clark dan Briohny Smith.

Seiring berjalannya waktu, ia mulai menuai manfaat yoga. “Saya menjadi lebih bugar, lebih jarang jatuh sakit serta komposisi berat tubuh menjadi seimbang.”

Dari situlah, Maureen kemudian mulai mengikuti berbagai kelas yoga baik di Jakarta maupun Bali. “Hingga akhirnya saya mendapatkan sertifikat Registered Yoga Training 200 Hour pada tahun 2016 dan terus mengajar kelas yoga sampai sekarang.”

Maureen kemudian mulai mengajar. “Pengalaman pertama mengajar saat teacher training: Deg-degan pastinya semuanya harus dihapal dan belum terbiasa menyusun sequence dan kadang kehilangan kata-kata,” ucapnya.

Maureen memiliki beberapa tujuan utama dalam beryoga, yakni mencapai keseimbangan pikiran dan fisik, serta meningkatkan kesadaran akan setiap aktivitas dan kesehatan.

Menurut Maureen yang menyukai aktivitas traveling, memasak dan musik ini, sosok guru yoga ialah seseorang yang tidak kompetitif dalam yoga. Ia juga tetap memiliki semangat dan kerendahhatian untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Guru yoga yang baik juga idealnya membuka peluang bagi murid-muridnya untuk bisa memilih guru dan kelas yang cocok dengan style mereka sendiri.

Pengajar yoga yang menyukai gaya yoga yang mengalir (flowing) dan aktif (active), sehingga tidak membosankan dan bervariasi. Sebagai seorang instruktur yoga, Maureen berkomitmen memelihara latihannya. Ia bangun pagi kemudian menyisihkan waktu sebanyak 30 menit untuk berlatih sendiri di rumah dan barulah ia kemudian menyiapkan diri untuk mengajar kelas yoga di sore hari.  Perempuan penyuka Trikonasana dan Plank Pose ini mengajar yoga cukup sering, mencapai 3-4 kelas per minggu di sebuah sanggar (kelas komunitas dan berbasis donasi) dan kelas privat dan korporat.

Agar  nilai-nilai yoga itu bisa merasuk ke kesehariannya, Maureen yang menikmati aspek awareness atau kesadaran diri membiasakan dirinya untuk menjaga postur tubuh supaya tetap seimbang saat berdiri, berjalan, duduk, dan selalu aware/sadar akan setiap pergerakan dan sinyal-sinyal yang diberikan oleh tubuh. (*/Akhlis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *