Membangkitkan Energi, Menyembuhkan Sakit di Kundalini Yoga

Screen Shot 2016-04-19 at 06.12.06Udara di Taman Menteng siang itu terasa panas, meski saya berada di dalam tenda yang dilengkapi kipas angin. Awalnya saya ragu bisa mengikuti kelas sampai akhir karena sedang merasa capek dan kurang tidur. Ternyata, ada efek yang tak terduga setelah sesi bersama Watie Eshuis ini berakhir.
Wati mengawali Kelas Kundalini dengan semacam tarian yang banyak mengangkat tangan ke atas. Gerakan tersebut banyak berulang-ulang hingga tangan terasa sedikit pegal dan panas. “Jangan berhenti, ayo bangkitkan energinya,” ujar Wati sambil terus mengangkat lengan ke atas.
Diiringi musik yang berirama, saya pun mulai terbuai dengan gerakan tarian itu hingga capek dan pegal tidak terasa lagi. Para peserta di kelas itu pun mulai bergerak sesuai kehendak hati dan berputar-putar. Gerakan sang guru juga membuat selendang putih di lehernya melambai cantik.
Para peserta juga diajak untuk berpose seperti prajurit yang sedang membidik dengan senjata. Nafas pun diatur dengan menghentakkan perut, breath of fire (nafas api).  “Ayo terus, jangan biarkan energi turun,” katanya di sela-sela mengucapkan mantra yang membangkitkan semangat.
Saya pun tidak mau berhenti, saya terus lanjutkan gerakan berputar hingga 21 kali putaran. Awalnya pusing, tetapi akhirnya seperti ingin terbang. Lalu, dilanjutkan gerakan adhomuka svanasana-udvamuka swanasana yang diulang hingga 21 kali. Meski sempat pusing, tetapi saya akhirnya bisa mengendalikan diri.
Di akhir kelas, Watie mengajak semua peserta duduk dalam barisan melingkar sambil bergandeng tangan. Kemudian meminta kesediaan peserta untuk diterapi healing. Salah satu peserta maju dan duduk di tengah lingkaran. Kami semua bernyanyi.
“There’s so much magnificence, in the ocean. Waves are coming,” lirik tersebut membawa kami terlarut. Ada banyak keajaiban, di samudera. Ombak pun datang. Ajaibnya, rasa capek dan lelah tadi sebelum masuk kelas ini bisa hilang. Tubuh ini pun seperti baterai yang habis di-charge kembali, segar.
Gerakan tarian berulang, peregangan disertai nafas teratur, meditasi, mantra dan relaksasi ternyata memberikan efek yang hebat. Semua elemen itu mengaktifkan sistem kelenjar, menguatkan sistem syaraf, menambah kapasitas paru-paru dan memurnikan kembali aliran darah. Kundalini Yoga menyeimbangkan kembali tubuh, pikiran dan jiwa.
(Hanum K. Dewi/Foto: Giras Pasopati)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *