Nikita Atmananda ; Yoga Mengembalikan Hidup Saya

 

Perjalanan yoga Nikita dimulai setelah ia mengalami sejumlah penderitaan berat dalam kehidupannya. “Saya mengalami fase berat dalam hidup saya baik dari segi fisik dan mental. Saat itu saya sudah sampai di titik nadhir dalam hidup, seolah saya memerlukan perubahan drastis agar bisa bangkit,” ujarnya pada YogaGembira.com.

Sebagai seorang pembelajar, Nikita memiliki banyak guru hingga sekarang. Namun, satu yang menurutnya paling membekas dalam perjalanan yoganya ialah Gokulacandra das Prabhu. “Ia saya anggap sebagai sosok guru, praktisi yang paling menginspirasi berkat jiwanya yang indah,” ungkapnya. Selain Gokulacandra, guru-guru lain yang tak kalah mengilhami baginya yakni mereka semua yang ia sempat temui dan ajak berinteraksi selama ia tinggal dan belajar yoga di daerah Dsvv, Haridwar, India. “Mereka mendorong saya untuk mencari pengetahuan yang lebih dalam tentang yoga.”

Kata “yoga” berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya “bersatu” atau “terkait”. Untuk bisa menghubungkan jiwa kita dengan Jiwa Sejati  atau Tuhan Yang Maha Esa. “Dan untuk terhubung dengan Tuhan, kita harus menjalani sebuah proses transformasi dan ipemurnian kesadaran di beragam tahapan, dari fisik, mental, energi, dan spiritual. Hal ini berkaitan erat dengan perkembangan kualitas dan kemampuan seseorang. Sejak ia berlatih yoga dan ia tidak hanya membahas soal asana )postur fisik, ia berkata tujuannya ialah membuat perubahan. Namun, sekarang ia berpikir bahwa tujuannya ialah menjadi alat dari Tuhan, dan mendapatkan pembebasan dari penderitaan dari dunia material.

Saat mengajar pertama kali, Nikita dihadapkan dengan kenyataan bahwa meski ia sudah jadi guru, bukan berarti ia otomatis tahu semua hal dan bisa membantu semua orang. Ia mengakui dirinya cepat belajar untuk memahami bahwa ia bukan anak TK.

Di samping berlatih yoga secara rutin, ia tidak memiliki aktivitas lainnya karena semuanya adalah yoga. “Semuanya tentang menemukan keseimbangan dan ketidakterikatan dalam setiap tindak tanduk,” jelas Nikita.

Bila ia memiliki waktu luang, ia suka menghabiskan dengan memasak makanan vegan dan vegetarian, menjalankan sesi terapi alternatif, dan melakukan apa yang diperlukan untuk tetap bisa berlatih yoga dan membagikan pengetahuan yang sudah terserap di dalam kepala kepada mereka yang membutuhkannya.

Dalam berlatih, Nikita tidak mengklaim dirinya praktisi gaya tertentu. “Gaya manapun bagus jika itu selaras dengan Parampara (garis keturunan) dari guru saya dan membawa saya ke tujuan saya,” ucapnya. (Akhlis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *