Otot Rileks Hanya Dipijat di Trigger Point 

Koh HenrySetiap orang pasti pernah merasakan ketegangan otot — termasuk para pelaku yoga dan olahragawan. Ketegangan itu bisa datang karena otot bekerja terlalu berat dan tidak dikendurkan atau dibuat rileks setelah melakukan olah tubuh.
Untuk mengatasi ketegangan otot itu, sebagian orang senang melakukan pijat atau urut di bagian otot yang sakit. Akan tetapi, Dionisius Henry dengan mengacu pada pengobatan reflekasi ala Tiongkok menilai bahwa mengendurkan otot bisa dilakukan hanya dengan memberikan terapi pada titik tertentu saja yang memicunya. Titik-titik tersebut dikenal dengan trigger points.
“Kalau kita mengalami pegal atau ketegangan otot, cukup dengan menyasar pada trigger points tersebut, tidak perlu memijat keseluruhan bagian tubuh,” ujarnya dalam sesi kelas Trigger Points Partner di YoGFest 2016 di Taman Menteng, Jakarta.
Dalam kelas yang dibimbing Henry, para peserta diminta untuk berpasangan agar dapat saling memijat karena otot yang dipijat sebagian besar berada di bagian belakang tubuh. Meski sering terdengar teriakan “Aw” atau “Aduh” dari para peserta yang mendapat giliran dipijat, mereka semua akhirnya merasa lebih segar.
“Kalau teman kita sudah teriak atau meringis, itu berarti trigger point sudah benar terkena. Tinggal dilemaskan saja agar tidak tegang dan lama-lama akan terasa enak,” katanya memberi arahan.
Adapun titik-titik yang dipijat mulai dari telapak kaki, menyusur ke betis, hingga paha bagian luar (IT band). Setelah itu, otot pyriformis yang letaknya di bagian bokong juga menjadi salah satu trigger point yang dilemaskan. Alurnya kemudian naik ke titik di pinggang, lalu punggung dan akhirnya di bahu.
Setelah mengikuti kelas ini, para peserta tidak hanya merasa otot yang lebih rileks tetapi juga dapat membantu terapi bagi orang lain. Selain itu, para peserta juga mendapat ilmu untuk memijat orang lain tanpa membuang banyak tenaga karena langsung menyasar pada titik-titik pemicunya.
(Teks: Hanum/ Foto: Giras Pasopati)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *