Pujiastuti Sindhu: Sufisme and Heart Meditation

Screen Shot 2016-04-19 at 06.07.00

Pujiastuti Sindhu adalah Ibu dari 2 orang anak, praktisi Yoga, praktisi Tasawuf, dan penulis buku. Ia pendiri sekaligus direktur Yoga Leaf, Taman Rumi, dan salah satu pioneer komunitas Yoga di Indonesia.
Sebelum mengisi YoGFest 2016, Uji atau teteho, panggilan akrabnya, mengisi Bali Spirit Festival yang merupakan salah satu Yoga Festival 5 terbesar di dunia dan memperkenalkan “Sufisme and Mysticism in Islam”.

Pada “Opening Ceremony” YoGFest 2016, Uji turut membuka acara dengan memperkenalkan Tarian Sufi atau “Whirling Dervishes”. Tarian ini diciptakan Jalaluddin Rumi sebagai bentuk cinta, kasih, dan sayang manusia yang maha tinggi kepada Tuhan. Tarian ini mengantarkan kita pada kesadaran akan keberadaan Tuhan, bersyukur, dan berdoa kepadaNya. Tarian ini sarat simbol. Topi tinggi (Sikke) melambangkan batu nisan dari ego. Baju putih menyiratkan kain kafan. Pada awal tarian Uji, sebagai penari Sema, melepaskan jubah hitam, sebagai bentuk menanggalkan ego dan secara spiritual dilahirkan kembali kepada kebenaran (baju putih). Menyilangkan kedua tangan, Ia menyatu dengan Tuhan. Selama berputar tangan kanan terbuka mengarah ke langit, tangan kiri mengarah ke bumi. Ritual ini menandakan seorang penari Sema siap menerime keberkahan/kebaikan dari Tuhan dan menyampaikan berkahNya kepada yang menyaksikan tarian. Dengan berputar dari kanan ke kiri di seputar hati, Ia merangkul semua yang menyaksikan dengan cinta. “Manusia diciptakan dengam cinta untuk mencintai”, mengutip Rumi.

Pada sesi sore, melalui Sufisme and Heart Meditation, Uji mengajak peserta mengenal Sufisme dan Meditasi Hati melalui Yoga. Ia memfasilitasi peserta dengan mempraktikan yoga yang “gentle but firm” perlahan dan dalam melalui penghayatan dan kesadaran akan tubuh, gerakan, olah nafas, dan meditasi dengan mengingat dan berserah diri kepada Tuhan, Sang Pencipta. Dengan berserah diri, peserta diajak mengingat keberadaan Tuhan di manapun. Yoga dan Sufisme merupakan teknik gabungan yang Uji gunakan untuk praktik pengelolaan Qolbu. (Teks dan Foto: Dewi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *