Rileks Dengan Menggambar Bersama Ananta Wijaya

Kelas yang agak berbeda dari kebanyakan kelas yang diselenggarakan pada Yoga Gembira Festival 2015 adalah Rileks dengan Menggambar. Jika pada panggung lain, peserta diajak beryoga dan berkeringat maka di panggung utama pada sesi kedua ini peserta diajak menggambar bersama.

Ananta Wijaya mempunyai waktu 30 menit untuk melakukan persiapan sebelum kelas dimulai. Dari menyiapkan papan lukis di depan, menyiapkan satu per satu peralatan menggambar peserta hingga menggambar di papan lukis sembari menunggu peserta datang.

Pada awal kelas, Ananta lebih banyak melakukan interaksi dengan peserta, dimulai dengan ringan tentang menggambar, selanjutnya Ananta berbagi tentang pikiran, menurutnya otak yang penuh pikiran sulit untuk diisi ulang sehingga sulit memasukkan ide-ide baru. Pikiran yang penuh dengan memori lama membuat orang menjadi lelah dan stres karena selalu membawanya kemana-mana, ada baiknya kita belajar melepaskan memori lama agar merasa lebih ringan dan rileks hidupnya.

Dengan tema ini, Ananta ingin berbagi menggambar dapat menjadi terapi agar menjadi lebih rileks. Menggambar membuat seseorang belajar berpikir kreatif tentang apa yang mau digambar dan karena diajak kreatif, orang perlu membuat ruang di dalam otak, yang artinya seseorang yang memorinya terlalu penuh terpaksa mengosongkan sebagian.

Inilah pelajaran yang didapat penulis dari kelas Rileks dengan Menggambar bersama Ananta Wijaya.

(Retnani, 260415).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *