Santi Krisnanto: Yoga Jauh Lebih Menyenangkan Jika Didalami

Akan membawakan kelas bertema “Open Heart” pada hari Minggu 16 Februari 2020 nanti, perempuan kelahiran Jakarta ini menuturkan persentuhan perdananya dengan yoga.

“Pertama kali kenal yoga waktu saya belajar wushu saat kuliah. Salah satu guru wushu saya suka memberikan kelas yoga untuk dosen. Dan itu pertama kali saya mengikuti kelas yoga,” kenang pengajar yoga yang bernama lengkap Santi Syacita Krisnanto itu pada YogaGembira.com.

Di kelas yoga pertamanya itu, ia merasakan tubuhnya lebih fleksibel dan mobilitasnya lebih terasa ringan. Uniknya, ia tidak serta merta tertarik untuk mendalami disiplin raga dan jiwa dari tanah Hindustan ini. Justru setelah ia menikah dan memiliki dua anak, barulah Santi merasakan dorongan untuk mempelajari secara lebih serius.

“Pertama belajar tujuan saya adalah untuk membantu menyembuhkan luka setelah menjalani operasi sesar. Namun, seiring perjalanan waktu saya menemukan bahwa ternyata yoga jauh lebih menyenangkan jika diperdalam,” ucap pemilik akun Instagram @ms.krisnanto dan akun Facebook Santi Krisnanto ini.

Di masa awal mengajar yoga, Santi menghapal seluruh jenis asana yang akan ia bawakan dalam sekuen di kelasnya. Bahkan agar lebih yakin, ia sampai melakukan asana-asana tadi berkali-kali. “Saya mencatat semua asana tersebut bahkan sampai manfaat-manfaatnya,” jelasnya.

Lama-lama, Santi yang mengatakan banyak belajar dari guru yoganya Yudhi Widdyantoro ini menemukan bahwa tujuan utamanya dalam berlatih yoga ialah “mengenal diri sendiri secara keseluruhan, tidak hanya fisik tapi juga mental dan jiwa”.

Menurut Santi sendiri, dari apa yang ia alami dan temui di berbagai kelas yoga yang ia sudah ikuti, seorang pengajar yang baik bukanlah yang memaksakan muridnya untuk mencoba semua asana termasuk yang mereka belum bisa. Justru pengajar mesti mampu memahami kondisi masing-masing murid. “Sehingga pengajar tidak memaksa muridnya dan memberikan opsi di setiap asana yang diajarkan,” terang praktisi yoga yang menyukai Vinyasa Yoga berkat sifatnya yang dinamis.

Kini ibu dua anak yang lebih menyukai menghabiskan waktu bersama keluarga di waktu luang ini mengatakan dirinya memiliki kesibukan mengajar yoga hampir setiap hari. “Saya mengajar Hatha dan Vinyasa Yoga. Namun, di hari Sabtu biasanya saya latihan Yin Yoga untuk diri sendiri,” ungkap Santi yang mengakui dirinya menyukai postur-postur backbending dan hip opening.

Yoga juga membawa Santi menjadi pribadi yang lebih menghargai perbedaan yang ada di lingkungan sosial sekitarnya. “Saya juga kini lebih memilih untuk makan lebih banyak sayur mayur,” aku perempuan yang melakukan meditasi juga di waktu luangnya itu. (*/ Akhlis)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *