Sisil ; Yama Dan Niyama Aspek Dalam Yoga Yang Menjadikan Saya Pribadi Yang Lebih Baik

 

Prisila Seran atau biasa disapa Sisil adalah pengajar kita di Taman Suropati pada Minggu, 2 Desember 2018, Pengajar yoga pada sebuah studio yoga dibilangan Jakarta Selatan dan privat ini ternyata sudah sejak tahun 2012 mengenal yoga karena yoga tidak seperti olahraga pada umumnya yang lebih menekankan pada kecepatan dan kekuatan, pada olahraga yoga justru menekankan pada kelenturan dan kesabaran hingga menghasilkan kekuatan sebab itulah ia jatuh cinta pada yoga. Baginya tujuan utama dalam beryoga adalah menghasilkan tubuh yang sehat dan kuat sementara mendapat hasil yang instagramable dan challenging adalah bonus. Ketika mengajar ia menggambarkan dirinya sebagai seorang pengajar yoga yang santai dan mengikuti kemampuan murid, ia pun menceritakan pengalamannya saat pertama kali mengajar yoga adalah termotivasi dari ingin berbagi pengalaman dan berharap teman – temannya di kantor merasakan manfaat dari yoga, ia sendiri telah banyak mendapatkan manfaat dari beryoga diantaranya ia menjadi lebih tenang dan rileks walaupun pada awalnya ia merasakan sekujur tubuhnya sakit – sakit tetapi lama kelamaan ia merasakan sendiri hasil dari beryoga. Walaupun secara jujur Sisil juga mengakui bahwa ia kurang nyaman dalam berasana Backbend tetapi buatnya yoga bukan hanya melakukan asana asana saja tetapi juga menjalankan aspek dalam beryoga yaitu yama dan niyama sehingga ia dapat menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Sisil adalah penyuka yoga beraliran Vinyasa Yoga dan senang mendapatkan tantangan, karena menurutnya tantangan menjadikan ia lebih baik. Dara yang memiliki hobi memasak dan berwisata kuliner ini memberikan pandangan tentang dunia yoga di Indonesia, menurutnya berkembang dengan pesat karena semakin banyak orang yang menekuni yoga dan semakin banyak pusat kebugaran yang mengajarkan yoga. (Lydia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *