Tambah Kelenturan dengan Sparsa Yoga

Screen Shot 2016-04-19 at 06.03.42Sore itu saya mengambil Kelas Sparsa Yoga yang dibimbing oleh Fank Andreas. Sparsa, dipercaya dapat menjadi terapi untuk berbagai keluhan tubuh mulai dari sakit pinggang, sakit leher, struktur tulang belakang miring, hingga lutut yang membentuk huruf X.
Koh Fank, begitu beliau biasa dipanggil, menanyakan keluhan para peserta di awal kelas. Ada yang mengatakan sakit pinggang, tulang punggung bengkok (skoliosis), sampai tubuh yang tidak lentur. “Sparsa yoga bisa memberi terapi untuk keluhan-keluhan itu,” kata Koh Fank.
Pria yang membuka praktik di Kota Malang ini pun mengajak para peserta YoGFest 2016 untuk melakukan Sparsanamaskar — modifikasi Suryanamaskar versi Sparsa. Tubuh lebih diregangkan dan terasa lebih fleksibel. Kami menundukkan tubuh seperti pose Uttanasana tetapi bokong lebih didorong ke belakang.
Hasilnya, tubuh menjadi lebih regang dan fleksibel. Buktinya, seorang peserta yang di awal kelas mengeluh tidak bisa mencium lutut bisa membungkukkan tubuhnya lebih dalam dan menyentuhkan keningnya di lutut. Sebuah kemajuan signifikan dibandingkan sebelum kelas. Saya pun merasakan hal yang sama.
Untuk yang memiliki keluhan kaki X, atau berjalan dengan lutut selalu bersentuhan, Koh Fank juga punya triknya. Mulai dari berdiri, tumit disatukan tetapi ujung jari dijauhkan. Lalu para peserta menekuk lutut sehingga keduanya saling menjauh. Akhirnya, mereka yang punya masalah kaki X sekarang bisa berjalan lebih lurus.
Bagi yang memiliki keluhan di pinggang, Koh Fank mengajak peserta untuk memelintir pinggang sambil tidur dengan satu kaki dilipat. Hasilnya, pinggang terasa lebih ringan.
Sebagai catatan, terapi ini juga disarankan untuk mereka yang sudah berasana yoga tetapi belum mengalami kemajuan. Trik atau pose yang diajarkan Koh Fank ternyata membantu para pelaku asana yoga untuk lebih mendalaminya dan membuat tubuh lebih lentur.
(Teks: Hanum K. Dewi/ Foto: Giras Pasopati)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *