Tuning In with Ines Somellera

Screen Shot 2016-04-20 at 09.44.33Judul kelasnya singkat, mengundang tanda tanya. Pengajarnya bernama Ines Somellera.

Saya tertarik untuk mengikuti kelas Mbak Ines, yang ternyata adalah expatriat. Ines yang fasih berbahasa Indonesia membawakan kelasnya dengan penuh kesabaran.

Mengapa harus “tuning in”? Ines menjelaskan bahwa kehidupan kita di zaman ini sungguh kompleks. Perhatian kita terpecah, tidak lagi fokus ke satu titik. Misalnya, ketika kita sedang berjalan kaki. Seketika telepon genggam berbunyi. Lalu perhatian kita pun terpecah, tidak lagi fokus pada kegiatan berjalan kaki, tetapi juga pada kegiatan berkomunikasi melalui telepon.

Terkadang saat tidak melakukan apapun pikiran kita tetap terpecah. Memikirkan rumah, pekerjaan, orangtua, rencana bepergian, mengunggah foto di instagram, facebook dan lain sebagainya. Pikiran kita bukan lagi satu kesatuan yang utuh. Terpecah begitu saja.

Ines ingin mengajak agar kita “tuning in”, kembali ke dalam diri masing-masing. Seperti ketika halnya kita menyalakan radio. Kita hanya fokus pada satu siaran yang sudah kita pilih. Lalu kita mendengarkan siaran itu dengan penuh kesadaran.

Melalui yoga, kesadaran itu dapat kita latih. Setiap gerakan kita lakukan dengan penuh kesadaran. Sadari ketika menarik dan menghembuskan nafas. Sadari setiap kali menggerakkan anggota tubuh. Fokus ke dalam diri masing-masing. Kembali terhubung dengan nafas kita.

Ketika kita sudah terhubung ke dalam diri, apapun yang kita pikirkan, katakan dan lakukan akan terintegrasi menjadi satu kesatuan yang utuh. (*Shanti/ Foto: Ongky)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *