Tyas: Fun Tetapi Fokus

Saat tiga tahun lalu diajak seorang temannya untuk beryoga di  Taman Suropati, Tyas Irawan merasa ketagihan. Bertekad untuk lebih sehat dengan yoga, ia kemudian meneruskan latihannya dengan mengikuti kelas yoga di pusat kebugaran dekat tempat kerjanya.

Sepanjang perjalanan yoganya ini, Tyas mengingat teman dekatnya Andrian Sekalikus sebagai guru yoga yang paling inspiratif.

“Pertama saya latihan, saya merasakan tidur lebih nyenyak,” ujarnya soal manfaat yoga. Dengan merasakan manfaat tadi,  Tyas kemudian mulai menjalankan latihan yoga secara teratur, setidaknya 3 atau 4 kali sepekan.

Tyas kini menikmati yoga dan menyebut bahwa seorang pengajar yoga idealnya mampu memberikan motivasi pada mereka yang mengikuti kelasnya. “Sehingga mereka bersemangat untuk datang kembali,” tukas pria yang paling menyukai ‘gentle yoga’ karena membuat badan dan pikiran rileks.

Menyukai kesederhanaan dari asana-asana yang dasar dan mudah dipahami, Tyas rupanya juga belajar hal lain dari yoga. “Yoga mengajarkan saya untuk menerima kekurangan orang lain,” tutur yogi yang suka berbelanja di waktu luangnya itu.

Tyas menggambarkan gaya mengajarnya sebagai “fun tetapi fokus”. Saat ini ia sibuk mengajar di sejumlah pusat kebugaran di Kelapa Gading, Depok, Pondok Gede.

Ia juga mengatakan tertarik dengan meditasi dalam yoga. “Meditasi menarik karena susah untuk dipelajari,” ucapnya.

Ingin tahu seperti apa kelasnya? Ikuti “Power Yoga” yang akan ia pandu hari Minggu, 21 Juli 2019, nanti. (*/Akhlis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *